Rindu adalah ketika bahkan dalam jatuh tidurku aku masih sempatkan menunggumu.

Ia merangkai bunga bertangkai - tangkai, yang tak pernah sampai.

Kupegang hatiku erat - erat. Hingga Ia berdarah - darah. Aku juga terheran - heran sebenarnya. Bagaimana Ia masih memiliki nyali untuk berdenyut?

Ketika pernah padamu suatu kala Ia kutitipkan. Namun kemudian engkau menyebabkan sebagian besar ruangnya menghitam kebiruan. Setengah hidup, setengah mati; kebingungan.

When you left, you took my soul.
I am never the same me anymore.

Bolehkah kubertanya: mengapa marah?
Setiapkali kau berkawan dengan kalah, mengapa aku menjadi salah?

That moment when I feel I have told you everything;
but I have not told you much at all.

SILENCE

Kujemput pertemuan dengan penuh semangat memperjuangkan.
Namun kemudian aku berpapasan dengan perpisahan.
Ia membujuk rayu agar pada kesungguhan niat aku melupakan.

BIMBANG

Mimpimu yang berdiri tegak,
berakibat pada mimpiku yang jatuh tersungkur.

Beberapa manusia sengaja meninggalkan yang paling mencintai mereka.

Beberapa lainnya sengaja bertahan demi yang tak pernah mencintai mereka.

Manusia.